Search
Saturday 25 November 2017
  • :
  • :

Utsman bin Affan

Ustman Bin Affan adalah sahabat Nabi Muhammad SAW yang termasuk Assabiqunal awwalun (orang yang bertama-tama masuk Islam). Beliau masuk Islam atas ajakan Abu Bakar as shidiq. Ustman bin Affan merupakan Khalifah ketiga setelah Abu Bakar dan Umar bin Khattab.

usman-bin-affanUstman merupakan saudagar kaya raya dan dermawan. Dalam sejarahnya Ustman Bin Affan banyak membantu perjuangan kaum muslimin dengan hartanya. Di saat muslim paceklik, karena kekurangan air, umat muslim sangat membutuhkan air. Satu-satunya yang memiliki sumur adalah orang Yahudi. Akan tetapi dia menjual airnya dengan harga yang sangat mahal. Akhirnya Ustman membeli sumurnya (hanya dibeli setengahnya, artinya jika hari ini jadi milik Ustman, maka esoknya jadi milik Yahudi).  Ketika sumur ini menjadi milik Ustman, dia menggratiskan sumur itu untuk kaum muslimin, sehingga si Yahudi tidak mendapatkan apa-apa.

Di saat kaum muslimin kekurangan bahan makanan, Ustman mendatangkan bahan makanan dari luar. Orang yahudi tertarik untuk membeli bahan makanan itu sampai lima kali lipat, dengan harapan dia bisa mengambil keuntungan untuk dijual lagi kepada kaum muslimin yang membutuhkan. Ustman hanya mengatakan, tawaran orang Yahudi tersebut terlalu rendah, karena ada yang berani 10 kali lipat. Dialah Allah SWT. Akhirnya Ustman memberikan semua bahan makanan tersebut secara gratis kepada kaum muslimin dan hanya mengharapkan Ridha dari Allah SWT.

Di saat perang tabuk, Ustman memberikan sedekah dalam jumlah yang paling banyak. Sepertiga dari keperluan perang dipenuhi oleh ustman Bin Affan. Beliau mendermakan 100 dirham, 70 ekor kuda dan 950 ekor unta.

Pada saat awal-awal perjuangan Islam di Mekah, Rasulullah SAW memerintahkan orang-orang untuk hijrah ke Habasyah (Ethiopia). Ustman termasuk sahabat yang ikut hijrah ke Habasyah. Setelah penyiksaan orang-orang Quraisy terhadap kaum muslimin semakin mereda, Ustman kembali ke Mekah. Tidak berapa lama setelah itu Rasulullah memerintahkan Hijrah ke Yastrib (Madinah). Dengan ketaatannya kepada Rasulullah, Ustman juga hijrah ke Yastrib.

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Ustman memiliki beberapa keistimewaan. Ustman adalah satu-satunya sahabat Rasulullah yang pernah 2 kali menjadi menantu Rasulullah. Pertama kali dia dinikahkan dengan Ruqayyah. Setelah Ruqayyah meninggal dia dinikahkan dengan Ummu Qultsum.

Suatu hari Abu Bakar mendatangi Rasulullah SAW, Rasulullah dalam posisi berbaring. Rasulullah terus berbincang-bincang dalam posisi berbaring. Ketika Umar bin Khattab datang, Rasulullah melakukan hal yang sama. Akan tetapi ketika Ustman bin Affan datang, Rasulullah langsung bangkit dari pembaringannya. Hal ini karena, Rasulullah tahu sifat Ustman yang pemalu, sehingga jika Rasulullah tetap berbaring, maka Utsman tidak berani mengatakan apa yang seharusnya diperbincangkan.

Ketika Umar Bin Khattab hampir wafat, dia menunjuk 6 orang untuk menjadi Dewan Syuura, untuk menentukan siapa yang akan menjadi khalifah. Mereka adalah Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Abdurrahman bin Auf, Saad bin Abi Waqash, Zubair bin Awwam dan Thalhah bin Ubaidillah. Setelah melalui musyawarah yang panjang akhirnya terpilih Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib. Pada akhirnya Abdurrahman bin Auf memilih membaiat Ustman, sehingga Ali juga membaiat Ustman. Maka terpilihlah Ustman bin Affan sebagai Khalifah ketiga. Padahal saat itu Ustman sudah berusia 70 tahun.

Pada saat Ustman bin Affan memegang jabatan khalifah, wilayah Islam sudah sangat luas dan dalam kondisi Aman. Pada masa ini Islam masih banyak menambah wilayahnya. Angkatan laut Islam yang pertama dibuat adalah pada masa ini, yaitu untuk membebaskan cyprus. Sumbangan Ustman terbesar adalah pada massanya Alquran berhasil dibukukan dalam satu buku, diperbanyak dan disebarkan ke berbagai wilayah Islam.

Ustman menjadi Khalifah selama 12 tahun. Di Akhir masa jabatannya banyak sekali orang yang tidak menyukai kebijakannya. Sampai Akhirnya muncullah para pemberontak. Para pemberontak ini akhirnya berhasil menyusup ke rumah sang khalifah dan berhasil membunuhnya ketika khalifah sedang membaca Al Quran. Khalifah Ustman wafat ketika berusia 82 tahun.