Search
Tuesday 22 August 2017
  • :
  • :

Ayam

Ayam jantan

Ayam jantan

Ayam merupakan unggas yang biasa dipelihara oleh manusia karena memiliki banyak manfaat. . Ayam peliharaan memiliki nama latin Gallus gallus domesticus, adalah keturunan langsung dari sub spesies ayam hutan yaitu ayam bangkiwa (bangkiva fowl) atau ayam hutan merah (Gallus-gallus). Para peneliti telah melakukan kawin silang dari berbagai jenis ras ayam sehingga dihasilkan berbagai ayam bibit unggul dalam bentuk galur murni. Ayam-ayam hasil perkawinan silang ini memiliki manfaat yang spesifik, di antaranya sebagai ayam potong (ayam pedaging) dan ayam petelur (dimanfaatkan telurnya).  Ayam peliharaan bisa juga dikawinkan dengan jenis ayam terdekat dengannya, yaitu ayam hutan hijau. Dari hasil perkawinan ini diperoleh ayam hibrida yang mandul. Ayam jantan hibrida mandul ini dikenal dengan nama ayam bekisar.

 

Dari hasil sensus ayam, pada tahun 2003 terdapat lebih dari 24 milyar ayam. Menurut Firefly’s Bird Encyclopaedia, jumlah ayam di dunia ini merupakan jenis burung terbanyak, melebihi jumlah burung lainnya. Manusia mengambil protein dari ayam berupa 2 jenis, yaitu daging dan telur.

 

Ayam betina

Ayam betina

Menurut Encyclopædia Britannica (2007), manusia tradisional pada dasarnya membuat peternakan ayam bukan untuk memperoleh produksi telur dan daging. Pada awalnya mereka hanya menggunakan untuk keperluan hiburan, yaitu adu ayam. Orang-orang yang melakukan domestifikasi ayam ini berasal dari India. Mereka pada awalnya melihat bahwa ayam bukanlah binatang yang berbahaya, tetapi memiliki kemampuan bertarung yang handal. Untuk itulah ayam-ayam ini dijadikan hewan aduan.

 

Pada awalnya ayam peliharaan diperoleh dengan cara mendomestifikasi ayam hutan merah (Gallus-galus) dan ayam bangkiwa, dimana keduanya berasal dari India. Walaupun begitu, dari hasil pengujian biologi molekuer diperoleh data bahwa ayam-ayam ini memperoleh sumbangan plasma nutfah dari G. Sonneritii. Hal ini kelihatan dari ciri-ciri yang bisa dilihat dengan mata telanjang. Ayam hutan merah tidak memiliki kulit berwarna kuning, sementara ayam peliharaan memiliki sifat kulit berwarna kuning.

 

Ayam jantan dan bentina memiliki perbedan morfologi yang terlihat jelas. Hal ini tentunya memudahkan kita untuk membedakan mana ayam jantan dan mana ayam betina. Ayam jantan (sering disebut ayam jago) berukuran lebih besar, memiliki sifat yang lebih atraktif, berjengger lebih (daging yang di kepala) besar, memiliki jalu panjang (semacam kuku yang ada di kaki, mengarah ke belakang), dan memiliki bulu ekor yang panjang menjuntai. Ayam betina (biasa disebut ayam babon) memiliki ukuran lebih kecil dinading ayam jantan, berjengger kecil, memiliki jalu pendek (bahkan nyaris tidak ada), serta bulu ekor pendek. Suara khas ayam jantan adalah berkokok (kukuruyu), sementara ayam betina sering terdengar petok-petok saat bertelur. Padahal waktu masih kecil suara ayam adalah sama. Perbedaan ini diatur oleh sistem hormon yang ada dalam tubuh ayam. Terkadang ayam juga mengalami gangguan pada fungsi fisiologi tubuhnya. Jika hal ini terjadi maka ayam betina bisa mengalami perubahan kelamin menjadi ayam jantan. Hal ini bisa terjadi karena pada ayam dewasa terdapat ovetestis yang sewaktu-waktu bisa aktif.

 

Ayam broiler

Ayam broiler

Ayam jantan sering berkokok di pagi hari. Dahulu ayam biasa dijadikan petunjuk jika fajar terbit. Jika susana masih malam dan mendadak kita berikan lampu maka ayam jantan akan berkokok. Belakangan diketahui jika pada malam hari kita sorotkan cahaya ultraviolet maka ayam jantan juga berkokok. Padahal cahaya ultraviolet tidak tampak oleh manusia. Ini menunjukkan ayam jantan bisa melihat cahaya ultraviolet.

 

Ayam menjadi hewan peliharaan yang bisa mengikuti kemana manusia pergi. Disamping mudah membawanya, hewan ini juga adaptif terhadap berbagai lingkungan yang berbeda-beda. Ayam sangat mudah untuk bertahan hidup, asalkan tersedia makanan yang cukup. Kebanyakan ayam peliharaan sudah kehilangan kemampuan untuk terbang secara normal. Mereka hanya akan terbang ketika kondisi terpaksa, misalkan ketika dilempar dari atas gedung atau turun dari atas pohon. Ayam peliharaan lebih banyak menghabiskan waktu di tanah. Kadang-kadang mereka masih suka naik pohon. Ayam kampung biasanya naik ke pohon ketika menjelang magrib, mereka menghabiskan waktu di pohon semalaman untuk tidur. Ketika naik ke pohon ayam ini melompat sedikit demi sedikit dari satu ranting ke ranting yang lain. Ketika turun di pagi hari, ayam baru memanfaatkan kemampuannya untuk terbang.

 

Terkadang ada manusia yang memanfaatkan kemampuan terbang ini untuk membersihkan cerobong asap. Ayam dijatuhkan dari bagian atas cerobong asap ke dalam lubangnya. Otomatis ayam akan terus menggerakkan sayapnya sampai ke bawah. Hal ini menyebabkan kotoran yang melekat di dinding cerobong akan lepas. Ayam yang masih kecil terkadang menjadi mangsa predator, misalnya elang.

 

 

Jenis-jenis ayam

Ayam bertarung

Ayam bertarung

Ayam termasuk peliharaan yang hampir ada di seluruh belahan dunia. Dagingnya yang populer (banyak orang yang suka), dan harganya yang murah mnyebabkan ada berbagai teknis dan istilah dalam pemeliharaan dan perkembangbiakan ayam

 

Berdasarkan fungsinya :

Berdasarkan fungsi atau manfaatnya orang mengenal berbagai jenis ayam sebagai berikut :

  • Ayam potong / ayam pedaging, seringkali disebut ayam broiler. Ayam ini cepat sekali besarnya. Ketika berumur satu bulan, ayam ini sudah layak dipotong.
  • Ayam petelur , sering disebut ayam layer. Ayam ini sengaja dimanfaatkan telurnya. Dalam 1 hari rata-rata ayam ini mengeluarkan 1 butir telur. Telur yang dihasilkan oleh ayam ini hanya bisa dikonsumsi. Telur ayam ini tidak bisa menetas.
  • Ayam hias atau ayam timangan. Ayam ini sengaja dilepas di taman/kebun atau bisa juga dimasukkan di dalam kurungan karena sengaja diambil keindahan/kecantikannya. Ayam ini sering diberi nama ayam klangenan. Ayam yang masuk kategori ini misalnya adalah ayam pelung, ayam katai ataupun ayam bekisar. Meskipun bukan ayam peliharaan sejati, ayam bekisar bisa dimasukkan ke dalam golongan ini.
  • Ayam aduan. Ayam ini sengaja dipelihara untuk dijadikan aduan (sabung ayam). Ayam ini memang memiliki tulang yang kuat. Hanya saja ayam sabung ini cenderung tidak kuat terhadap perubahan cuaca.
  • Ayam sayur atau ayam kampung. Ayam ini ini sebenarnya tidak memiliki fungsi yang khusus. Kadang diambil telurnya, kadang diambil dagingnya, kadang juga dipakai untuk sabung ayam. Biasanya ayam jenis ini dipelihara bebas di kampung-kampung. Mereka bisa mencari makanan sendiri secara bebas. Meskipun kalah kuat dibanding ayam aduan, ayam kampung ini cenderung lebih kuat menghadapi perubahan cuaca.

 

Berdasarkan Ras

Orang Indonesia mengenal ayam buras (disebut ayam bukan ras atau ayam kampung) dan juga ayam ras. Yang dimaskud ayam ras ini adalah ayam yang ditujukan untuk kepentingan komersial,  dikembangkan secara masal, seperti Leghorn (“lehor”). Sementara pada ayam buras terdapat ras ayam lokal yang punya ciri khas tersendiri, namun ayam ini tidak dikembangbiakkan secara massal. Jenis ayam ras yang seperti ini saat ini justru dijaga kemurniannya , seperti ayam aduan (ayam sabung), ayam timangan (pet) serta ayam yang dijadikan acara ritual. Ayam ras lokal Indonesia yang diternakkan untuk kepentingan tertentu dikelompokkan sebagai berikut :

  • Ayam pelung

Ayam ini merupakan ayam lokal unggul keturunan Priangan (Kabupaten Cianjur). Ciri khas ayam pelung adalah suara berkokoknya yang sangat panjang dengan nada yang unik. Orang memelihara ini untuk dijadikan ayam hias, karena itu harganya cenderung mahal.

  • Ayam Kedu

Ayam ini merupakan ayam khas lokal yang berasal dari Kedu. Yang terkenal dari ras ini adalah ayam cemani. Ciri khas ayam ini adalah warnanya yang hitam legam, termasuk daging dan moncongnya. Ayam ini dijadikan ayam hias, namun terkadang juga dijadikan ayam pedaging.

  • Ayam Nunukan

Ayam ini habitat asalnya di Nunukan, Kalimantan Timur. Ciri khas ayam ini ukurannya besar dan badannya tegap. Ayam ini masih keturunan ayam aduan. Ayam ini bisa dijadikan ayam pedaging sekaligus ayam hias.

 

Dalam pengelompokan ayam, terdapat beberapa istilah untuk menyebut fenotipe (ciri yang tampak) tertentu. Walaupun begitu sifat ini tidak menjadi sifat yang eksklusif. Yang termasuk kategori ini adalah

  • Ayam walik

Pada ayam walik (frizzle) ini bulunya tidak menutupi badan, tetapi tersusun terbalik (pitik walik).

  • Ayam Bali

Ayam ini memiliki leher yang tidak berbulu, tetapi memiliki jambul di kepalanya. Saat ini banyak orang yang mulai mengembangbiakkan keturunan murni ayam bali ini.

  • Ayam katai

Ayam katai (bantam) ini memiliki ukuran yang kecil. Walaupun begitu ukuran perbandingan panjang kaki, leher dan  badan masih proporsional, hanya saja ukurannya lebih kecil dibandingkan ayam normal. Ayam ini sebenarnya masih memiliki beberapa ras lagi.

  • Ayam ketawa

Ayam ini memiliki suara khas untuk ayam jantannya. Suaranya yang sangat panjang dan tidak terputus menyebabkan suaranya seperti orang tertawa. Asal mula ayam ini diperkirakan dari Sulawesi Selatan. Karena suaranya yang khas, membuat orang banyak yang suka, sehingga ayam ini sekarang sudah menyebar di seluruh wilayah Indonesia.

Ayam ini sebenarnya berasal dati Cina. Hanya saja dari hasil kawin silang di thailand diperoleh ayam yang lebih kuat. Ayam Bangkok ini biasanya dijadikan sebagai ayam aduan.

  • Ayam Kalkun

Ayam ini memiliki ukuran yang besar, cengger yang panjang hingga menggelambir. Ayam Kalkun berasal dari benua Amerika

 

 

Jenis Burung yang lain

Bebek

Angsa

Itik manila

Merpati

Burung Puyuh

Elang

Penguin

Ayam Bangkok