Search
Saturday 25 November 2017
  • :
  • :

Zakat

Zakat

 

Zakat merupakan rukun Islam yang ketiga. Sebelumnya ada rukun ke 1, yaitu syahadat, kedua shalat. Berbeda dengan Syahadat dan Shalat, Zakat hanya diperuntukkan bagi yng mampu.

Zakat terbagi menjadi 2 macam, yaitu zakat fitrah dan zakat maal.

 

zakatZakat fitrah diwajibkan bagi setiap muslim, kecuali yang benar-benar tidak mampu. Zakat fitrah ini cukup ringan, karena hanya sebesar 2,5 kg makanan pokok. Bisa berupa beras, gandum, jagung atu makanan pokok lain yang biasa dimakan. Pembayarannya dilakukan setahun sekali, dimulai dari awal ramadhan sampai 1 syawal, tepatnya sampai sebelum sholat idul fitri dikerjakan. Semua orang Islam diwajibkan membayar zakat fitrah ini, mulai dari bayi yang baru lahir sampai orang  yang sudah tua. Untuk orang yang meninggal di bulan Ramadhan bisanya zakatnya ditanggung oleh pihak keluarganya. Jika bayi lahir pada malam takbiran, maka dia tetap dikenakan wajib zakat. Selagi bayi lahirnya sebelum sholat id maka dia tetap wajib membayar zakat. Yang membayarkan tentu saja orang tuanya.

 

Zakat maal (zakat harta) dikhususkan untuk orang yang mampu, jika hartanya mencapai nishab. Nishab adalah jumlah tertentu sehingga orang tersebut wajib membayar zakat maal. Nishab untuk setiap harta berbeda-beda. Misalnya untuk pemilik ternak, unta 5 ekor, sapi atau kerbau 30 ekor, kambing atau domba 40 ekor dan lain-lain. Sementara itu jika orang memiliki penghasilan yang besar dan mencapai nishab maka besar zakatnya adalah 2,5% dari penghasilannya.

 

Zakat dibayarkan kepada panitia zakat, setelah itu panitia akan membagikan kepada yang membutuhkan. Ada 8 golongan yang berhak menerima zakat

  1. Fakir (orang yang tidak memiliki harta)
  2. Miskin (orang yang penghasilannya tidak mencukupi kebutuhan pokoknya)
  3. Amil (panitia pengelola zakat)
  4. Gharim (orang yang memiliki banyak hutang dan tidak mampu membayarnya)
  5. Budak atau hamba sahaya (orang yang tidak memiliki kemerdekaan, karena dalam kekuasaan orang lain)
  6. Muallaf (orang yang baru masuk Islam)
  7. Ibnu Sabil (orang yang dalam perantauan untuk keperluan yang baik, misalnya pelajar dalam perantauan)
  8. Fisabilillah (orang yang berjuang di jalan Allah)