Search
Wednesday 28 June 2017
  • :
  • :

Taman Hutan Raya Juanda

Taman Hutan Raya Juanda

Bandung merupakan kota yang terkenal dengan wisatanya. Dengan udara yang sejuk, menjadikan Bandung menjadi tujuan wisata bagi orang-orang luar kota Bandung. Apalagi lokasi Bandung yang tidak jauh dari Jakarta dan ditambah fasilitas jalan tol Cipularang. Ini semua menambah daya tari tersendiri. Maka tidak mengherankan jika pada hari Minggu banyak mobil bernomor B (nomor kendaraan bermotor Jakarta) yang mengunjungi Bandung.

Salah satu tempat wisata yang sangat Indah dan wajib dikunjungi adalah Tahura Juanda (Taman Hutan Raya Juanda). Tempat wisata ini sangat luas (mencapa 590 h.a.), terbentang dari dago sampai dengan Maribaya Lembang.   Tempat wisata ini memiliki hutan pinus yang luas, sehingga menambah kesejukannya.

Taman Hutan Raya Juanda

Taman Hutan Raya Juanda

Untuk mengakses Tahura Juanda tidaklah sulit, karena lokasinya tidak jauh dari terminal dago. Tahura ini memiliki banyak pintu gerbang. Dari dago sendiri ada 3 pintu gerbang yaitu pintu gerbang utama. Pintu gerbang utama ini memiliki area parkir yang luas di depannya. Jika pengunjung memakai kendaraan roda 4, tentunya harus diparkir di sini. Pintu gerbang berikutnya adalah pintu kendaraan yang tidak jauh dari pintu gerbang utama. Pintu ini bisa dimasuki oleh orang-orang yang membawa kendaraan roda 2, sehingga kendaraannya bisa masuk. Jika pengunjung lebih suka mendaki dan berjalan kaki, maka pengunjung bisa mengakses dari PLTA Dago. Di sini disediakan fasilitas tangga seribu yang bersebelahan dengan pipa air raksasa PLTA. Setelah menaiki tangga seribu, barulah pengunjung bisa memasuki pintu gerbang. Pintu gerbang ini bersebelahan dengan kolam pakar. Selain 3 pintu ini terdapat pintu masuk yang berada di wilayah Maribaya Lembang.

gerbang-tahura-dago

Tahura Juanda memiliki beberapa wahana outbaound. Terdapat juga wahana bermain untuk anak-anak, seperti ayunan dan prosotan. Dengan lokasi yang sangat luas maka tempat ini juga cocok untuk sarana jogging. Di dalam area ini juga banyak dijumpai pedagang yang menjual makanan ringan dan minuman, sehingga anda tidak perlu takut kelaparan. Di dalam hutan raya ini terdapat banyak kawanan monyet yang berkeliaran bebas. Buat para pengunjung tidak perlu takut dengan kawanan monyet ini, karena memang tidak mengganggu. Monyet-monyet ini selalu menjaga jarak dengan manusia.

Ada beberapa titik spot di Tahura juanda ini yang harus anda kunjugi. Titik-titk ini bahkan lebih terkenal dari tahura Juanda sendiri, yaitu Goa Jepang, Goa Belanda dan Curug Omas.

Goa Jepang dibangun pada tahun 1942 oleh para pekerja Romusha Jepang. Lokasi goa jepang ini sekitar 600 meter dari gerbang utama. Jalan menuju lokasi ini sangatlah bagus. Goa ini memiliki 4 pintu masuk dan 2 saluran udara. Goa ini sangat gelap, sehingga banyak penduduk sekitar yang menyewakan senter di depan Goa ini.

Goa Belanda Tahura Juanda

Goa Belanda Tahura Juanda

Goa Belanda dibangun pada tahun 1918 oleh para pekerja rodi Belanda. Goa ini dulunya dijadikan penjara, dan tempat menyimpan senjata. Sekarang goa Belanda ini sering dijadikan jalan tembus menuju air terjun Omas.

Curung Omas (air tejun Omas) merupakan air terjun yang terletak di kawasan Tahura Juanda, tetapi aksesnya lebih dekat dengan pintu gerbang Maribaya. Curug Omas memiliki ketinggian 30 meter. Aliran Curug ini merupakan hasil pertemuan antara sungai Cigulung dan Sungai Cikawari. Curug Omas ini sering dikenal dengan nama Curug Maribaya.Air yang mengalir ini selanjutnya masuk ke sungai Cikapundung yang membelah kota Bandung.