Search
Monday 26 June 2017
  • :
  • :

Semakin Banyak Memberi Maka Semakin Banyak Menerima

Semakin Banyak Memberi Maka Semakin Banyak Menerima

Saat ini banyak sekali perusahaan-perusahaan besar yang kalau dilihat oleh orang awam tidak jelas pemasukannya dari mana. Misalkan saja stasion televisi. Bagi sebagian besar orang stasion televisi adalah pemberi informasi, mereka tidak perlu membayar kepada perusahaan televisi. Yang mereka bayar hanyalah listrik dan saat beli televisi saja. Listrik yang dia bayarkan dan uang pembelian televisi tidak akan sampai kepada stasion televisi, seperti RCTI, SCTV, TV One, Trans TV, Trans 7, metro TV dan lain-lain. Dari manakah sumber pemasukan Stasion televisi tadi ? ternyata dari iklan. Uang dari iklan yang mereka terima cukup besar.

Ketika internet berkembang, banyak perusahaan yang kelihatannya hanya memberi saja. Seperti google, yahoo, facebook, twitter, kaskus, bukalapak, OLX dan lain-lain. Perusahaan-perusahaan seperti ini dibangun dengan banyak memberi kepada pengguna. Perusahaan google misalnya. Perusahaan ini jelas sekali memberikan fasilitas gratis kepada para pengguna. Siapapun bisa mencari informasi melalui google tanpa harus membayar ke google. Terus, google dapat uang dari mana ? tentu saja dari iklan.

memberiSaat ini, untuk mendapatkan uang yang lebih besar, seringkali kita harus banyak memberi terlebih dahulu. Sekarang ini banyak pemain internet marketer yang melakukan itu. Mereka membuat website yang diberi konten-konten yang bermanfaat bagi orang lain. Website tadi tidak meminta bayaran dari para penggunanya. Akan tetapi dengan adanya iklan-iklan maka website tadi maka pemilik website bisa memiliki penghasilan.

Saat ini seorang penyanyi agak sulit mendapatkan penghasilan dari penjualan kaset, CD ataupun DVD. Hal ini disebabkan adanya teknologi informasi yang berkembang pesat. Lagu yang dinyanyikannya dengan mudah didownload orang di sana-sini. Di youtube, nyanyian mereka mudah didapatkan. Bagi sebagian artis ini sangat merugikan. Tapi, dengan cara ini banyak juga artis yang diuntungkan. Mereka membuat lagu, setelah direkam justru segera di upload di internet, apakah di youtube ataupun situs lain. Hasilnya setelah banyak orang tahu tentang lagunya, konser dia laku di mana-mana.

Dalam bidang apapun berpikirlah, apa yang bisa kamu berikan terlebih dahulu. Buat orang lain supaya menng terlebih dahulu, baru anda akan menang. Ini adalah proses win-win solution. Tapi akan jauh lebih mudah jika orang lain win, baru kita win. Kalau kita mengutamakan agar kita win, baru orang lain win, maka cara ini cenderung sulit.

Misalkan ada 2 orang yang ahli matematika, sebut saja si A dan si B. Si A memliki banyak video pembahasan olimpiade matematika di internet (youtube), sedangkan si B tidak. Ketika ada suatu sekolah ingin memanggil pelatih olimpiade matematika, siapa yang akan dipilih ? Tentu saja mereka lebih memprioritaskan si A. Karena si A lebih banyak memberi. Video-video pembahasannya lebih mudah dicari di internet. Orang akan menganggap si A lebih ahli. Orang tidak akan berpikir, “Kalau pelatihan di internetnya sudah banyak yang gratis, maka kita belajarnya dari internet saja, jadi tidak perlu mengundang dia.”

Suatu hari ada seorang pebisnis kuliner yang punya rumah makan di berbagai tempat. Dia sudah mencoba berbagai macam promosi. Biasanya, ketika dia membuka rumah makan baru, untuk biaya promosi awal, dia menghabiskan sekitar Rp 10 juta. Promosi tersebut dilakukan di radio, surat kabar dan berbagai media promosi lainnya. Hasilnya bisa bagus, bagus sekali, tapi kadang juga tidak bagus. Masih ada faktor-faktor lain yang mempengaruhi, apakah itu lokasi, daya beli masyarakat di sekitarnya, makanan kesukaan masyarakat sekitarnya, dan lain-lain. Suatu hari, dia mencoba cara baru dalam berpromosi. Dia tidak menggunakan media massa. Dia mencoba menbagi-bagi voucher makan gratis kepada masyarakat sekitarnya. Total makanan yang habis diberikan kepada masyarakat sekitar ini sekitar 9 juta. Tapi efek yang diberikan akibat pembagian voucher ini adalah rumah makannya 3 kali lebih ramai dibandingkan promosi di media massa.

Inilah efek dari memberi. Lebih jaubh lagi, orang yang rajin bersedekah, biasanya akan bertambah kaya. Tidak ada ceritanya orang miskin gara-gara bersedekah. Jadi, mulailah dari sekarang banyak memberi. Kalaupun niat anda bisnis, usahakan buatlah bisnis yang bermanfaat buat orang lain.