Search
Saturday 25 November 2017
  • :
  • :

Pentingnya Identitas Di Dalam Diri

Pentingnya Identitas Di Dalam Diri

Seringkali secara tidak sadar seseorang melakukan sesuatu sesuai dengan label yang melekat pada dirinya. Karena itulah nama yang bagus sangat penting bagi manusia. Nama merupakan doa, jadi berikanlah nama yang baik untuk putra-putri anda. Nama inilah yang menjadi label atau identitas pada diri manusia.

Selain nama ada hal-hal lain yang menjadi identitas bagi manusia. Julukan-julukan tertentu akan bisa menjadi identitas pada diri manusia. Orang yang dipanggil “cantik” seringkali rajin berdandan. Orang yang dapat label seksi cenderung rajin senam supaya badannya tetap seksi, dan cenderung lebih memnggunakan pakaian-pakaian yang seksi. Orang-orang yang memiliki label positif cenderung mengerjakan sesuatu yang positif. Orang-orang yang memiliki label negatif cebderung mengerjakan sesuatu yang negatif.

identitas diriAkan tetapi, tahukah anda bahawa label ini bisa kita ciptakan sendiri. Orang bisa memilih labelnya sendiri. Misalnya “Saya adalah orang yang rajin”. “Saya adalah orang yang penuh semangat”. “Saya memang pemalu”. “Saya ini orangnya tidak teliti”. “Saya ini orangnya baik hati”. Dan lain-lain. Ucapan-ucapan tersebut bisa dilakukan secara sadar ataupun tidak sadar.

Suatu hari seorang psikolog mengadakan psikotes di sutu sekolah. Hasil pengumuman semuanya dibalik. Siswa yang IQ nya paling tinggi justru dikatakan paling rendah. Siswa yang IQ nya paling rendah justru dikatakan paling tinggi. Hasil tersebut memang mengejutkan, karena anak yang bisanya nilainya tinggi dianggap IQ nya rendah. Enam bulan setelah pengumuman itu mulai terjadi perubahan nilai. Siswa yang nilainya rendah pada akhirnya mulai naik. Siswa yang nilainya tinggi makin turun. Jadi, pengumuman tentang hasil psikotes bisa menjadi identitas bagi anak-anak. Dan ini tentunya akan mempengaruhi nilai anak. Ini akan menjadi label yang terus melekat.Kalau memang seperti ini, alangkah baiknya kita menganggap diri kita memang cerdas dan berbakat.

Para pemain hoki tingkat nasional  di Kanada biasanya lahir pada bulan Januari. Yang terbanyak berikutnya adalah Februari, baru maret dan seterusnya sampai akhirnya yng paling sedikit adalah bulan Desember. Setelah diteliti, ternyata baru diketahui bahwa mereka yang juara, rata-rata di waktu masih kecil pernah juara. Anak-anak kecil yang juara ini bisanya lahirnya di bulan Januari. Hal ini disebabkan pembatasan usia lomba pada anak-anak dilakukan dengan batas kelahiran 31 Desember. Otomatis anak yang paling tua adalah yang lahir di bulan Januari. Biasanya anak-anak memiliki keterkaitan erat antara usia dan prestasi. Siswa yang lahir di bulan januari mudah sekali untuk Juara, karena dia memiliki usia paling tua. Seringkali sesuatu yang kita dapatkan ketika anak-anak, pada akhirnya akan menjadi identitas.

Anak-anak yang yang telah menjadi juara hoki tadi mengaggap dirinya berbakat. Karena itulah, dia berusaha belajar hoki secara sungguh-sungguh agar bakatnya makin terpupuk. Dengan cara ini ketika dia dewasa, dia akan menjadi juara. Sementara anak-anak yang tidak menjadi juara tadi, dia merasa tidak berbakat. Oleh karena itu pada saat latihan berikutnya, dia kurang serius. Dengan cara ini dia tidak menjadi juara ketika dewasa.

identitasNah, dengan melihat kondisi ini alangkah baiknya kita memiliki identitas yang baik. “Saya punya bakat di bidang renang” dengan cara ini kita akan sungguh-sungguh dalam latihan renang. Akibatnya dia menjadi juara renang. “Saya memiliki bakat yang luar biasa di matematika”. Dengan cara ini seseorang jadi mau latihan matematika secara intensif, sehingga dia menjadi juara olimpiade matematika. Oke, pilihlah identitas yang baik pada diri anda, sehingga anda mudah berhasil di bidang yang anda inginkan.