Search
Monday 24 July 2017
  • :
  • :

Penjual Semangka

penjual semangkaSeorang penjaul semangka menjual semangkanya di pasar. Seorang ibu-ibu berniat membeli semangka untuk dijualnya lagi. Dia bertanya, “Mang semangkanya manis engga ?” Kata penjual semangka “manis bu”. Si ibu bertanya ,”Ada yang bisa dicicipi engga ?” . “Ada bu” kata penjual semangka. Akhirnya si penjual memecah salah satu semangkanya, dan warnanya kelihatan merah segar. “Ini bu coba dicicipi, warnanya kelihatan merah segar ya, pasti manis”. Si ibu mencicipi semangkanya dan rasanya memang manis. Langsung saja si ibu membeli semangkanya dalam jumlah banyak.

Setelah selesai transaksi si ibu pulang memakai becak. Di perjalanan salah satu roda becak masuk ke dalam lubang, dan ini membuat salah satu semangkanya jatuh. Semangka yang jatuh langsung pecah, dan terlihat warnanya belum begitu merah, tetapi masih putih. Si ibu langsung kaget melihatnya, dia berpikir penjual tadi bohong. Ternyata ada semangka yang masih muda, buktinya warnanya masih putih. Dia mencoba mencicipinya, ternyata rasanya memang tidak begitu manis.

Karena belum begitu jauh dari pasar, dia meminta kepada tukang becak untuk mengantarnya lagi ke pasar. Tukang becak mengantarnya. Sesampainya di pasar, si ibu protes kepada penjual semangka. Dia katakan tadi di perjalanan roda becaknya masuk ke lubang jalan, sehingga semangkanya jatuh dan pecah. Pas dilihat ternyata semangkanya masih putih, ini berarti belum matang. Penjual semangka dengan santainya berkata,”Ibu ini gimana, jangankan semangka bu, orang saja kalau jatuh itu bakalan pucat.”