Search
Tuesday 27 June 2017
  • :
  • :

Penaklukan Konstantinopel

Penaklukan Konstantinopel

Konstantinopel merupakan ibukota Romawi Timur dan merupakan kota terindah di Zamannya. Lokasinya yang sangat strategis (tepat di tengah-tengah benua Asia dan Eropa) menjadikan tempat ini adalah tempat yang paling strategies. Napoleon Bonaparte berpendapat bahwa  jika dunia ini menjadi satu negara maka kota yang paling tepat untuk menjadi ibukota adalah Konstantinopel.

konstantinopel

Konstatinopel merupakan kota yang memiliki pertahanan paling kuat di dunia. Di sebelah selatan, timur dan utara dibatasi oleh Laut. Kota ini juga dikelilingi oleh tembok yang sangat kuat. Di bagian Barat dibatasi oleh tembok yang tebalnya 5 meter, sementara bagian luarnya masih dibatasi oleh tembok lagi yang tebalnya 2 meter. Di lapisan terluar terdapat parit yang lebarnya 2 meter. Sungguh kota ini memiliki pertahanan yang sempurna. Di bagian Selatan terdapat laut Marmara yang ombaknya sangat besar, di bagian timur adalah Selat Bosporus, dan di bagian utara adalah teluk tanduk mas (Golden Horn). Untuk masuk ke teluk ini, kapal-kapal harus mendapat izin terlebih dahulu karena teluk ditutup dengan rantai yang sangat besar.

Perbatasan bagian selatan, timur, dan utara ini masih dibatasi oleh tembok yang kuat, sehingga jika kapal musuh hendak mendejati tembok ini bisa mendapat serangan dari anak panah. Di saat Rasulullah SAW masih hidup, beliau pernah besabda bahwa suatu saat umat Islam akan menaklukan kota Konstantinopel ini. Adapaun sebaik-baik pemimpin adalah pemimpin yang memimpin pasukannya, dan sebaik-baik pasukan adalah pasukan yang dipimpinnya.

Dalam kenyataannya kerajaan Romawi tidak mau bekerja sama dengan orang Islam. Islam mendapatkan banyak hambatan jika disebarkan di wilayah kekuasaan Romawi. Bahkan para kepala suku di pinggiran Romawi yang telah masuk Islam banyak yang dihukum salib. Romawi sendiri berusaha melakukan serangan terhadap Islam. Karena itulah pada akhirnya orang Islam banyak yang melakukan penyerangan terhadap wilayah Romawi. Di zaman sahabat , sekitar 630 an masehi banyak sekali wilayah-wilayah Romawi yang dibebaskan oleh Islam. Mulai dari wilayah Syam, Palestina, Mesir san seluruh bagian utara Afrika,Cyprus sampai Turki. Namun ada satu wilayah yang sangat sulit untuk diambil alih oleh Islam, yaitu Konstantinopel.

Konstantinopel baru bisa ditaklukkan 8 abad kemudian. Kota ini berhasil direbut oleh Islam di bawah pimpinan Muhammad Al fatih. Sebelum Muhammad Al Fatih, banyak sekali para pimpinan Islam yang berusaha menaklukkan kota ini, hanya saja selalu gagal.

Saat penaklukan Konstantinopel, Muhammad Al Fatih mengerahkan 250.000 pasukannya. Dia menggunakan 69 meriam yang sangat besar untuk menghancurkan tembok Konstantinopel. Namun usaha ini tidak mulus begitu saja. Tembok-tembok yang telah berhasil dijebol, akhirnya ditambal lagi oleh Romawi.

Akhirnya Muhammad Al Fatih menggunakan strategi yang sangat cerdik. Pertahanan Konstatinopel yang paling lemah adalah di bagian utara, yaitu di Teluk Tanduk Mas. Akan tetapi kapal-kapal tidak bisa masuk ke  tempat ini karena terhalang rantai yang sangat besar. Maka Muhammad Al Fatih memerintahkan untuk mengangkapt kapal-kapal ke bukit Galata, setelah itu dimasukkan ke Teluk Tanduk Mas. Hanya dalam waktu 1 malam, 70 kapal tadi telah berhasil dipindahkan dari Selat Bosporus ke Teluk Tanduk Mas. Paginya tentara Romawi terheran-heran, bagaimana bisa 70 kapal bisa ada di Teluk Tanduk Mas, padahal Teluk ini telah ditutup dengan rantai besar. Mereka merasakan seolah-oleh mengalami mimpi buruk melihat kapal-kapal ini.

Akhirnya dengan adanya serangan dari Tanduk Mas ini maka kekuatan Romawi menjadi terbagi. Ada yang diarahkan di Barat untuk mengatasi serangan darat, dan ada yang diarahkan ke bagian utara untuk membendung serangan dari teluk. Akhirnya Kota Konstantiopel  ditaklukkan oleh orang Islam pada tahun 1453 setelah dikepung selama 54 hari. Setelah ditaklukkan ibukota kerajaan Turki Utsmani dipindahkan ke kota ini, dan nama kota diubah menjadi Islambul (Kota Islam). Akan tetapi sekarang, orang mengenal dengan nama Istanbul.  Padahal nama Istanbul baru ada setelah tahun 1934.