Search
Tuesday 22 August 2017
  • :
  • :

Pasif Income

Banyak orang yang ingin menjadi kaya. Untuk itulah mereka bekerja keras. Pagi hari berangkat kerja. Sorenya pulang. Malamnya masih berangkat kerja lagi supaya penghasilannya bertambah. Ketika hari libur, dia juga bekerja untuk mencari uang. Dengan menambah jam kerja maka penghasilannya akan bertambah. Jika jam kerja dikurangi maka penghasilannya juga berkurang. Untuk itulah jika ingin kaya maka dia harus memperbanyak jam kerja.

pasif-incomeBolehkah prinsip di atas kita pegang ? Jawabannya adalah boleh-boleh saja. Orang boleh memegang prinsip apapun selagi tidak merugikan orang lain. Namun, ada hal yang harus diingat. Bukankah orang ingin menjadi kaya supaya hidupnya lebih nikmat ? Jika dia memegang prinsip di atas, kapan dia menikmati hidupnya ?

Jika memang ingin benar-benar kaya, kita tetap boleh bekerja seperti di atas. Tapi tolong dibatasi. Misalnya anda bekerja seperti di atas tapi untuk 5 tahun saja. Sementara uang yang didapat diinvestasikan di tempat yang tepat. Sehingga setelah 5 tahun anda memiliki penghasilan yang besar dari investasi tadi. Dengan begitu anda tidak harus bekerja keras melulu.

Investasi yang menghasilkan dimana kita tidak terlibat dalam bekerja bisa disebut pasif income. Kita juga bisa memiliki pasif income dari sumber lain, misalnya kos-kosan, royalti dari buku, royalti dari hak paten dan lain-lain. Kita juga bisa berbisnis, setelah bisnis besar kita mendelegasikannya kepada orang lain secara bertahap. Maskudnya ketika mendelegasikan, kita memberikannya sedikit demi sedikit. Setelah mereka benar-benar bisa mengendalikannya, kita hanya perlu mengawasi sebulan sekali. Jika sudah memungkinkan kita bisa mengawasinya setahun sekali. Nah, jika kita sudah melakukan demikian maka bisnis kita sudah menjadi pasif income.

passive-income

Jadi pasif income adalah penghasilan yang kita dapatkan tanpa kita banyak terlibat di dalamnya. Menurut Robert T. Kiyosaki, pengertian orang kaya adalah orang yang pasif incomenya lebih besar dari gaya hidupnya. Jadi kalau anda menikmati hidup dari uang hasil kerja, berarti anda masih miskin. Jadi, jika anda ingin kaya, mulai sekarang berusahalah membangun aset. Jika aset makin besar, maka penghasilan akan makin besar, khususnya penghasilan yang berupa pasif income.

Pahamilah arti dari aset. Aset adalah sesuatu yang bisa memasukkan uang ke dalam kantong kita. Sementara lawannya aset adalah liabilitas. Liabilitas adalah sesuatu yang bisa mengeluarkan uang dari kantong kita. Kalau anda punya mobil mewah yang hanya dipakai bergaya saja, maka itu termasuk kategori liabilitas. Kalau anda punya rumah yang mewah, tapi setiap bulan anda harus membayar orang untuk merawatnya, maka itu juga tergolong liabilitas. Jika anda memiliki mobil dan disewakan sehingga tiap bulan anda memiliki penghasilan, maka itu tergolong aset. Kalau anda punya rumah kos-kosan yang selalu memberikan penghasilan, maka itu termasuk aset. Jadi, bangunlah aset supaya pasif income anda makin besar.