Search
Saturday 25 November 2017
  • :
  • :

Jangan Terlalu Mengurus Yang Sepele

Seorang wanita muda naik sebuah bus. Dia nencari kursi yang masih kosong. Memang tidak ada kursi yang 100% kosong. Dia menemukan sebuah kursi yang ditempati oleh satu orang laki-laki. Lumayanlah, bisa dapat duduk, karena kursi itu bisa ditempati oleh 3 orang.

 

Di halte berikutnya ada wanita tua yang naik ke bus tersebut. Wanita tua ini langsung duduk di sebelah wanita muda ini. Dia membawa batang bawaan yang sangat banyak, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan pada diri wanita muda ini. Wanita muda ini harus agak menggeser duduknya, itupun dia masih terjepit oleh tas wanita tua ini. Wanita muda ini tidak protes ataupun mengadu. Akhirnya lelaki yang di sebelah wanita muda ini bicara ,”Mengapa kamu tidak protes? Keadaanmu jelas tidak nyaman”. Wanita muda ini tersenyum dan menjawab, “Bagi saya tidak penting memprotes hal sepele seperti ini.Di halte depan saya juga sudah waktunya turun. Jadi buat apa saya protes ?”

naik bus

Woow, sungguh luar biasa yang dikatakan wanita muda ini. Dia tidak mau waktunya dihabiskan untuk memprotes hal-hal yang tidak penting. Kalau misalnya dia protes, mungkin akan terjadi perdebatan, dan tentunya itu akan menguras energinya, toh sebentar lagia dia juga akan turun. Jadi penderitaan yang dialaminya, dengan kondisi terjepit itu paling hanya sebentar. Andaikandia protes dan tidak terjadi perdebatanpun, itu juga tidak begitu penting. Toh dia juga tidak lama berada di dalam bus.

 

Wahai pembaca yang budiman. Betapa seringnya kita terlalu disibukkan oleh hal-hal yang tidak penting, sehingga hal-hal yang penting menjadi terabaikan. Betapa seringnya kita memprotes masalah-masalah sepele, sehingga energi kita akan habis di situ. Jadi, lebih baik kita banyak fokus kepada masalah-masalah yang lebih penting. Lebih baik kita fokus pada masalah-masalah yang lebih besar. Agar kita menjadi semakin berkembang, semakin maju, semakin hebat, dan semakin bermanfaat untuk banyak orang.