Search
Tuesday 17 October 2017
  • :
  • :

Elang

Elang

Elang merupakan burung pemangsa dengan ukuran besar dari famili Accipitridae dan genus Aquila. Dalam Bahasa Inggris elang disebut eagle, dalam Bahasa jawa sering disebut alap-alap. Elang merupakan burung yang tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia. Burung pemangsa di Indonesia nomor 2 setelah elang adalah elang alap yang berada dalam genus Accipiter

 

Ciri-ciri

Elang merupakan hewan berdarah panas, mempunyai sayap serta tubuh yang selalu diselubungi bulu pelepah. Sama halnya seperti burung yang lain, elang termasuk hewan ovipar, yaitu perkembangbiakannya dengan cara bertelur. Telur elang memiliki cangkang yang keras dan disimpan di sarang yang telah dibuatnya. Elang selalu menjaga anak-anaknya di sarang hingga bisa terbang.

ElangElang merupakan biatang yang memangsa binatang lain. Yang menjadi mangsa utamanya adalah hewan-hewan kecil seperti tupai, tikus, ikan, kadal, ayam, ular, termasuk jenis-jenis serangga. Makanan yang dipilih tergantung dari ukuran tubuh elang. Elang yang memiliki ukuran besar bahkan bisa menangkap rubah, kancil dan beberapa mamalia ukuran tanggung. Elang yang tingga di wilayah perairan seringkali menangkap mangsa yang berada di dalam air. Dia menjadikan ikan sebagai makanan utamanya.

Elang tidak memiliki gigi, tetapi dia memiliki paruh yang kuat dan bentuknya melengkung. Dengan paruh ini dia bisa mengoyak daging mangsanya. Elang memiliki kaki yang sangat kuat serta kuku tajam yang bentuknya melengkung. Dengan bentuk kaki dan kuku tersebut mereka bisa mencengkeram mangsa dengan kuat. Elang memiliki penglihatan yang sangat tajam, sehingga bisa melihat hewan-hewan kecil di permukaan bumi ketika mereka terbang di angkasa. Dengan kemampuan mata, paruh dan kaki ini, elang merupakan pemangsa yang handal.

Burung elang memiliki sistem pernafasan yang istimewa dan bisa menyimpan oksigen dalam jumlah banyak . Ini sangat diperlukan ketika terbang. Jantung pada burung elang terdiri dari empat bagian seperti pada hewan mamalia. Empat bagian tersebut adalah serambi kiri, serambi kanan, bilik kiri, dan bilik kanan. Tubuh elang sangat aerodinamis, sehingga dia bisa terbang dengan menggunakan energi yang tidak besar. Terkadang elang terbang dalam waktu lama tanpa mengepakkan sayapnya.