Search
Tuesday 22 August 2017
  • :
  • :

Desa Unik Di China, Letaknya di Dalam Goa

Desa Unik Di China, Letaknya di Dalam Goa

Mungkin tidak aneh jika kita melihat ataupun mendengar tentang orang yang tinggal di dalam goa. Bisa dikatakan goa sebagai rumahnya. Tapi bagaimana jika goa menjadi sebuah desa ? Inilah yang terjadi di China. Nama desa itu adalah Zhongdong . Goa ini ditinggali oleh 100 orang lebih. Tidak hanya itu, di dalam goa ini juga ada lapangan basket, berbagai fasilitas lain, bahkan ada sekolah. Jadi sudah bisa dibayangkan seberapa besar ukuran goa ini. Jika kita masuk ke dalamnya, kita akan menyaksikan sebuah desa sebagaimana biasanya.

desa-zhongdong

Latak desa Zhongdong adalah di propinsi Guizhou, negara China. Letak desa ini berada di dalam sebuah goa raksasa yang terbentuk secara alami, jadi bukan goa buatan. Sepanjang tahun, untuk melewati berbagai musim, mereka tinggal di dalam goa ini.

desa-zhongdong-dan-ternaknya

Warga desa Zhongdong menempati goa ini karena tidak punya pilihan. Tempat lain di sekitarnya tidak bisa dihuni. Hanya goa ini yang bisa ditinggali dengan nyaman dan aman dari gangguan cuaca. Ketinggian tempat ini adalah 1800 meter di atas permukaan laut. Untuk mencapai tempat ini, seseorang harus mendaki selama kurang lebih satu jam. Jika kondisi hujan mereka bisa tetap tinggal dengan nyaman di dalam goa ini. Bila kondisi panas menyengat, mereka juga nyaman di dalam goa ini. Hanya saja akses ke tempat lain begitu sulit.Mereka rata-rata menghabiskan aktivitasnya di dalam goa ini. Aktivitas olahraga, beternak, sekolah, dan membuat kerajinan tangan.

desa-zhongdong-dan-aktivitasnya

Akan tetapi pemerintah China kurang memberikan dukungan terhadap masyarakan goa Zhongdong ini. Pemerintah China menganggap bahwa China bukanlah masyarakat yang tinggal di dalam goa. Akibatnya satu-satunya sekolah di dalam goa ini ditutup pemerintah pada tahun 2011. Dengan kondisi ini anak-anak Desa Zhongdong jika bersekolah harus berjalan kaki dalam waktu 2 jam. Setiap pagi dan sore anak-anak yang besekolah harus menempuh medan yang sulit. Banyangkan dalam sehari saja mereka kehilangan waktu 4 jam (2 jam untuk berangkat dan 2 jam untuk pulang).

desa-zhongdong-sekolah

Walaupun begitu para tetua desa tetap ingin mempertahankan keberadaan  Desa Zhongdong. Meskipun akses ke dunia luar terbatas, mereka tetap ingin mempertahankan keberadaan desa ini. Mereka tetap berusaha melobi pemerintah China agar membangun infrastruktur menuju ke Desa Zhongdong agar akses ke desa terdekat bisa dilakukan dengan baik. Akan tetapi usaha mereka sampai saat ini belum membuahkan hasil. Mereka hanya memiliki akses saluran televise dan surat kabar saja.