Search
Wednesday 28 June 2017
  • :
  • :

Bisnis dan Property

Sinergi antara Bisnis dan Property

bisnis dan propertyAntara Bisnis dan Property harus disinergikan. Bisnis ibarat anak, dan property ibarat Bapak. Anak tanpa bapak biasanya pertumbuhannya akan terganggu, begitu juga Bapak yang tidak memiliki anak dia akan merana, seolah-olah sia-sia dia hidup. Supaya cepat berhasil maka keduanya harus disinergikan.

Bagaimana cara mensinergikan ? Ada seorang pengusaha, dia berhasil mensinergikan antara bisnis dan property. Saat itu dia membeli rumah yang harganya 67 juta. Uang yang dia miliki hanyalah 17 juta, sehingga dia membutuhkan 50 juta dari bank. Katakanlah saya sebut bank A. Tahun berikutnya harga rumah tentu sudah naik, dia mendatangi bank lain, sebut saja bank B dengan tujuan untuk mendapatkan pinjaman dalam rangka mengembangkan bisnisnya. Ketika bank B meminta jaminan, dia mengatakan kepada Bank B bahwasanya sertifikat rumahnya ada di Bank A. Bank B akhirnya memeriksa sertifikatnya di Bank A dan melakukan apprassial (perhitungan harga rumah). Ternyata harga rumahnya sudah sangat besar, sehingga Bank B bisa mengeluarkan uang sampai 150 juta. Dengan demikian hutang di bank A (50 juta) bisa dilunasi dan sertifikat pindah ke Bank B. Dia sendiri berarti mendapat dana segar sebesar 100 juta untuk mengembangkan bisnisnya.

Tahun berikutnya dia mendatangi Bank C untuk meminjam uang dengan tujuan memperluas usahanya. Dengan jaminan rumahnya, bank C berani mengeluarkan uang sebesar 250 juta. Dengan demikian hutang di bank B (150 juta) bisa dilunasi, dan dan sertifikat rumah pindah dari Bank B ke Bank C. Dari sini dia mendapatkan 100 juta untuk mengembangkan bisnisnya. Pada tahun berikutnya dia mendatangi Bank D untuk mendapatkan pinjaman. Bank D mengeluarkan uang sebesar 340 juta. Hutang di Bank C (250 juta) bisa dilunasi, sehingga sertifikatnya bisa dipindah ke Bank D. Dia sendiri berarti mendapatkan dana segar 100 juta untuk mengembangkan bisnisnya. Begitu dilakukan seterusnya sampai harga rumahnya di atas 1 Milyar.

Demikian indahnya property, bisa diuangkan tanpa harus menjual atau menyewakan. Apakah semudah itu ? Jawabannya bisa iya dan bisa tidak. Seandainya dia tidak memiliki bisnis, walaupun punya jaminan, dia tidak akan bisa meminjam ke bank. Begitu juga ketika dia tidak punya property, hanya punya bisnis saja maka bisnisnya akan lambat perkembangannya.

Apakah harga rumah selalu naik ? Belum tentu. Akan tetapi kecenderungannya (99%) harga rumah naik.  Hal ini disebabkan jumlah penduduk selalu bertambah, sementara luas tanah tetap. Seandainya air di kutub utara dan selatan membeku maka pulai Jawa Kalimantan dan Sumatera akan bersatu lagi. Tentu saja tanah meluas, sehingga harga tanah akan turun. Ini juga kemungkinannya sangat kecil. Oke, akhir kata sinergikan antara bisnis dan property anda.