Search
Tuesday 22 August 2017
  • :
  • :

Ayam Bangkok

SEJARAH AYAM BANGKOK

 

Sebenarnya nenek moyang ayam bangkok bukan berasal dari Bangkok. Ayam jenis ini pertama kali ditemukan pada tahun 1400 sebelum masehi di negeri Cina. Jika kita membahas ayam bangkok maka tidak akan lepas dari adu ayam (sabung ayam). Pada awalnya di Cina ayam ini disiapkan untuk sabung ayam. Pada akhirnya kegiatan sabung ayam ini makin meluas, sehingga orang berusaha mencari bibit-bibit unggul yang bisa diandalkan. Saat itu orang Cina sudah bisa mengawinkan ayam kampung yang ada di daerah mereka dengan ayam jantan yang berasal dari Myanmar, Vietnam, India, Laos dan Thailand. Mereka melakukan ini untuk mendapatkan bibit ayam yang benar-benar kuat sehingga bisa melunpuhkan lawannya hanya dalam satu kali tendangan.

Ayam Bangkok

Ayam Bangkok

 

Berdasarkan catatan sejarah orang-orang Thailand telah berhasil memperoleh jagoan baru sekitar satu abad yang lalu. Jagoan ini sangat kuat, sehingga disebut king’s chiken. Pukulan ayam ini sangat mematikan, gerakannya cepat dan ketika diadu otaknya jalan. Di negeri Cina, ayam ini diberi nama leung hang qhao oleh para penyabung ayam. Sementara di negara Indonesia disebut dengan nama ayam Bangkok.

 

Ayam jagoan baru dari Thailand tersebut mampu mengalahkan hampir seluruh ayam domestik dari Cina. Hal inilah yang menyebabkan orang-orang Cina berusaha keluar masuk hutan agar bisa mendapatkan ayam asli yang akan dikawinsilangkan dengan ayam jago dari Thailand tadi. Dengan cara ini diharapkan mereka bisa memperoleh ayam jago unggul yang bisa menaklukkan ayam jago perkasa yang berasal dari Thailand itu.

 

Pada Tahun 1960 – an di negara Laos ditemukan jenis ayam baru yang kuat dalam aduan dan bisa menandingi kekuatan ayam bangkok. Akan tetapi setelah terjadi perkawinan silang terus-menerus dari generasi ke generasi orang sudah tidak bisa membedakan mana ayam aduan yang berasal dari Laos dan ayam bangkok yang berasal dari Thailand.

 

pertarungan ayam

pertarungan ayam

Sementara itu di Negara Thailand dan Laos ada beberapa nama penyabung yang terkenal, yaitu kolonel Ly Xab, Xiong Cha Is dan Vaj Kub. Vaj Kub pernah memiliki ayam bangkok yang merajai Nampang pada tahun 1975. Nampang adalah arena adu ayam yang sangat bergengsi di negara Thailand. Ayam tersebut diberi nama Bay, merupakan dari bibit yang unggul dan latihan yang tepat oleh Van Kub sendiri. Sejak saat itu Van Kub dikenal sebagai pelatih ayam aduan bertangan dingin.

 

Kehebatan ayam ayam dari peternakan Van Kub pada akhirnya mendapatkan pesaing yang cukup hebat dari rekan sejawatnya sendiri yang berasal dari negara Malaysia, di kota Socra. Orang dari negara tetangga ini bisa menelurkan indukan yang unggul, yang disebut parent stock. Akan tetapi tidak berapa lama generasi berikutnya dari Thailand, yaitu Mr Thao Chai berhasil mengalahkan para peternak dari Malaysia. Jagoan baru itu diberi nama Van Phet atau Diamond oleh Mr Thao.

 

Memang, Negara Thailand memang tak diragukan lagi sebagai suatu negara yang paling berhasil dalam menghasilkan ayam bangkok bibit unggul. Bahkan ayam bangkok di negeri gajah putih ini menjadi penambah devisa . Binis ayam aduan tidak hanya terjadi di negara Thailand saja, tapi juga menular ke negara-negara Asia Tenggara, bahkan sampai merambah ke Amerika Serikat, Inggris dan Meksiko

 

Sementara di Indonesia ada kebiasaan atau aturan yang berbeda dengan negeri Thailand. Di Thailand jarang ada adu ayam sampai mati. Mengapa kok bisa begitu ? Karena di Thailand ada larangan menggunakan jalu atau taji ketika menyabung ayam. Lain halnya dengan di Indonesia. Ayam-ayam petarung dibekali dengan jalu yang tajam. Bahkan mereka diajari cara menggunakan jalu. Terkadang jalu atau taji ini dijadikan senjata pembunuh lawan ketika terjadi pertarungan.

 

Jalu Ayam

Jalu Ayam

Di negara Indonesia sendiri, kebiasaan menyabung ayam sudah ada sejak zaman dahulu. Pada zaman kerajaan Singsari dan Majapahit, kebiasaan itu sudah ada. Raja singsari kedua, Anusapati dibunuh saat dia terlena, karena sangat berkonsentrasi ketika melihat acara sabung ayam. Dalam cerita rakyat, banyak juga cerita yang berkaitan dengan sabung ayam. Cerita yang terkenal di antaranya adalah Cindelaras, Ciung Wanara, dan Kamandaka. Cerita ini tentunya muncul karena banyaknya orang Indonesia yang memiliki hobi mengadu ayam secara turun temurun.

 

Salah satu kota yang terkenal memiliki peran banyak   dalam perkembangan ayam aduan adalah kota Tuban. Ayam Bangkok pertama kali diperkenalkan di Indonesia di kota Tuban.  Sampai saat ini belum ada yang tahu pasti siapa yang pada awalnya memperkenalkan nama ayam Bangkok dari Thailand di Indonesia. Padahal sebelumnya ayam aduan lokal yang berasal dari Indonesia memiliki banyak ragam, seperti ayam kinantan (dari Sumatera), ayam wareng (dari Madura). Akan tetapi memang kekuatan ayam-ayam ini tidak bisa mengalahkan kekuatan ayam bangkok dalam persabungan.

 

Beberapa Artikel Yang berkaitan dengan Ayam dan Burung

Ayam

Bebek

Angsa

Itik manila

Merpati

Burung Puyuh

Elang

Penguin

Ayam Bangkok