Search
Monday 24 July 2017
  • :
  • :

10 Remaja Yang Bunuh Diri Gara-Gara Di-Bully

Bullying, baik yang disampaikan secara langsung ataupun lewat dunia maya, bukan hal sepele yang bisa dibiarkan begitu saja. Selain membuat seseorang merasa tidak percaya diri, bullying juga bisa mendorong seseorang untuk melakukan perbuatan nekad, seperti bunuh diri misalnya. Berikut adalah kisah delapan remaja yang nekad bunuh diri karena tidak tahan di-bully.

1. Ciara Pugsley, 15

Ciara Pugsley

Ciara Pugsley

Ciara ditemukan tak bernyawa di Killargue, dekat Dromahair, di perbatasan Sligo/Leitrim, setelah menghadiri sebuah pesta yang diadakan oleh tetangganya. Gadis yang diketahui mengalami cyberbullying ini bersekolah di St Clare’s Comprehensive School di Manorhamilton. Tubuh Ciara yang sudah tak bernyawa saat itu ditemukan di sebuah hutan di dekat rumahnya.

2. Erin Gallagher, 13

Erin Gallagher

Erin Gallagher

Erin ditemukan meninggal di rumahnya, enam minggu setelah kasus kematian Ciara menguap ke permukaan. Erin mengalami nasib yang sama dengan Ciara, yakni cyberbullying. Gadis 13 tahun itu mengalami bullying setelah mengikuti situs jejaring sosial ask.fm. Ayah Ciara, Jonathan, mengatakan kepada Irish Independent bahwa dirinya benar-benar merasa hancur karena orang lain telah merenggut hidup anaknya.

3. Jessica Laney, 16

Jessica Laney

Jessica Laney

Jessica ditemukan tewas di rumahnya di Hudson, Florida, karena mengalami cyberbullying di sebuah situs jejaring sosial. Beberapa pengguna situs Ask.fm – situs jejaring sosial yang diikuti oleh Jessica – menyebut gadis itu sebagai seorang pelacur dan juga mencemooh penampilannya. Akibat dari penghinaan itu, Jessica merasa tidak percaya diri dan akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.

4. Shannon Gallagher, 15

Shannon Gallagher

Shannon Gallagher

Dua bulan setelah kematian adiknya, Erin, Shannon juga memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Kedua kakak beradik ini bersekolah di Finn Valley College di Stranorlar. James Gallagher, kakek Shannon dan Erin, mengatakan bahwa cucunya, Shannon, sangat merindukan adiknya yang meninggal karena cyberbullying.

5. Joshua Unsworth, 15

Joshua Unsworth

Joshua Unsworth

Joshua ditemukan merenggang nyawa dengan cara gantung diri di kebun orangtuanya, setelah mengalami cyberbullying di sebuah situs jejaring sosial yang terkenal. Seperti halnya Erin dan Jessica, Joshua juga terdaftar sebagai pengguna situs jejaring sosial Ask.fm. Karena tak tahan sering di-bully, Joshua pun akhirnya memutuskan untuk bunuh diri.

6. Daniel Perry, 17

Daniel Perry

Daniel Perry

Daniel Perry, dari Dunfermline, ditengarai telah menjadi korban scam, di mana seorang pengguna internet berusaha memikatnya untuk melakukan sebuah chatting online dan kemudian memerasnya. Menurut hasil investigasi, beberapa bulan sebelum kematian Daniel, ia mulai aktif chatting melalui website Skype dengan seorang gadis yang berusia tak jauh beda dari dirinya. Gadis itu kemudian berusaha memerasnya dan mengancam akan menyebarkan bukti percakapan mereka ke teman dan keluarganya. Karena merasa tidak tahan, Daniel pun akhirnya memutuskan untuk bunuh diri.

7. Hannah Smith, 14

Hannah Smith

Hannah Smith

Hannah bunuh diri setelah menjadi korban bullying di Ask.fm, sebuah situs jejaring sosial terkenal. Seperti halnya Erin dan Shannon, Hannah juga menjadi korban bullying dari pengguna situs tersebut. Karena tak tahan membaca pesan-pesan kasar di akunnya, Hannah akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.

8. Rebecca Sedwick, 12

Rebecca Sedwick

Rebecca Sedwick

Rebecca telah diteror selama lebih dari setahun oleh gadis-gadis yang pernah menjadi temannya. Rebecca berusaha menghindar, namun kata-kata kasar yang selalu mampir ke akun sosial medianya mendorong gadis itu untuk mengakhiri hidupnya. Dia kemudian memutuskan untuk melompat dari menara pabrik semen yang telah ditinggalkan di dekat rumahnya di Lakeland.

Inilah delapan kasus bullying yang terjadi di dunia maya, khususnya melalui sosial media. Bullying bukan masalah sepele yang bisa diabaikan begitu saja. Maka, orang tua perlu lebih waspada terhadap penggunaan sosial media pada remaja. Ingat, dampak negatif dari penyalahgunaan situs jejaring sosial bisa berakibat buruk pada keadaan mental anak.

9. Amanda Michelle Todd, 15

Amanda Michelle Todd

Amanda Michelle Todd

Remaja putri tersebut bernama Amanda Michelle Todd berusia 15 tahun. Ia ditemukan tewas di rumahnya, kawasan Vancouver, Kanada, Rabu lalu.

Amanda sempat memposting klip memilukan di YouTube, lima minggu sebelum dirinya bunuh diri. Ia menceritakan dirinya dilecehkan dan diintimidasi.

Seperti yang dikutip dari situs The Sun, Carol, ibunda Amanda berharap video tersebut dapat membantu orang lain yang bernasib sama dengan dirinya.

“Saya pikir video tersebut harus disebarkan dan digunakan sebagai kampanye antibullying, dan saya pikir itulah yang anak saya inginkan,” ujarnya.

Klip hitam putih tersebut berjudul My Story: Struggling, bullying, suicide and self-harm, diposting 7 September lalu. Dalam video klip tersebut tampak Amanda terdiam dan membalik-balikan kartu yang bertuliskan kisahnya. Satu per satu kalimat dalam kartu tersebut ditunjukkan.

Di halaman Facebook yang berjudul “Rest in Paradise Amanda Michelle Todd” 22,800 pengunjung menyatakan suka.

10. Madeleine Milne, 13

Madeleine Milne

Madeleine Milne

Sydney, Sebuah kisah tragis menghampiri keluarga Peter Milne dan istrinya Valery. Keluarga ini harus kehilangan anak gadis yang mereka cintai di usia muda. Putri mereka yang beranjak remaja tewas bunuh diri gara-gara bullying yang dialaminya di sekolah.

gadis berbakat berusia 13 tahun, yang nekat melakukan bunuh diri. Rupanya bullying yang dialaminya selama dua bulan terakhir-lah yang membuat Madeleine nekat mengakhiri hidup.

Dikutip dari Daily Telegraph, Rabu (8/5/2013), walaupun sangat sedih namun Peter dan Valery tidak semata-mata menyalahkan intimidasi di sekolah sebagai penyebab kematian putrinya. Mereka yakin kecemasanlah yang menyebabkan Madeleine mengambil keputusan nekat tersebut.