Search
Thursday 19 October 2017
  • :
  • :

10 Pengusaha Perempuan Paling Berpengaruh Dunia

Berikut kesepuluh wanita eksekutif yang sukses dalam Fortune’s 10 Most Powerful Women:

1. Maria das Gracas Foster

Wanita berusia berusia 60 tahun yang menjabat Chief Executive Officer (CEO) Petrobas, Brasil, ini masih menduduki peringkat pertama.

2. Guller Sabanci

Wanita berusia 58 tahun yang menjabat sebagai Chairman and Managing Director Sabanci Holding ini menduduki peringkat kedua. Tahun lalu, bos dari perusahaan asal Turki ini menduduki peringkat keenam.

Sabanci terpilih karena perusahaan elektronik Jerman, Siemens, memilihnya sebagai anggota dewan pengawas. Dia juga seorang advokat berpengalaman dari Turki untuk Uni Eropa. Dia pun mengetuai sebuah visi yang akan menembus sepuluh besar perusahaan global pada 2023.

Kini, Sabanci mempekerjakan 60 ribu orang pada perusahaannya, dan usahanya beragam, mulai dari semen hingga energi. Pendapatan perusahaan pada 2012 mencapai US$1 miliar dari sektor energi. Saat ini, nilai kapitalisasi pasar perusahaan mencapai US$10 miliar dan hampir meningkat dua kali lipat dalam dua tahun terakhir.

3. Gail Kelly

Pada tahun lalu, wanita berusia 57 tahun ini menduduki peringkat kedua. Kini, seorang managing director and CEO Westpac, Australia ini terpaksa turun satu tingkat di bawah Sabanci.

4. Chanda Kochhar

Wanita berusia 51 tahun yang menjabat Managing Director and CEO ICCI Bank, India ini berhasil naik satu peringkat dibandingkan tahun lalu di posisi kelima.

5. Annika Falkengren

Falkengren (51 tahun) adalah seorang President and CEO SEB, yaitu suatu perusahaan asal Swedia. Sekarang, dia berhasil merangkak empat peringkat dari tahun sebelumnya, yaitu dari peringkat sembilan menjadi urutan kelima.

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

6. Karen Agustiawan

Indonesia patut berbangga hati. Direktur Utama PT Pertamina (Persero) berusia 54 tahun ini mampu menduduki peringkat keenam pada daftar perempuan berpengaruh versi majalah ini. Tahun lalu, Karen hanya menduduki peringkat ke-19.

Majalah Fortune melirik wanita ini, karena Karen telah memperbarui kontrak senilai US$70 miliar. Dia juga merupakan wanita CEO pertama yang berhasil membawa Pertamina menembus peringkat Fortune Global 500 Company.

Tahun lalu, di bawah masa jabatannya, Pertamina berhasil meraup untung sebesar US$2,7 miliar dan ini adalah profit terbesar perusahaan pelat merah ini selama 45 tahun terakhir. Tidak hanya itu, global bond senilai US$5 juta yang telah diterbitkan Pertamina, telah mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak empat kali.

7. Sock Koong Chua

Pada tahun ini, wanita 55 tahun yang menjabat CEO Singapore Telecommunications ini berhasil naik satu peringkat dari sebelumnya peringkat delapan menjadi ke-7.

8. Alison Cooper

Sedangkan Cooper berusia 47 tahun, CEO Imperial Tobacco Group, Inggris, turun peringkat dari sebelumnya bercokol di posisi ketujuh menjadi kedelapan.

9. Carolyn McCall

Pada tahun ini, McCall (52 tahun) telah berada di posisi terbaiknya. Sebab, dari sebelumnya ada di peringkat 35, berhasil menduduki posisi ke-9. Hal itu terjadi, sejak perusahaannya, easyJet bergabung dengan FTSE100, di mana pendapatan maskapai ini mencapai US$6 miliar.

Pada 2010, keuntungan perusahaan yang berkedudukan di Inggris ini naik sebesar 13 persen dan sahamnya menguat 161 persen.

10. Maria Ramos

CEO of Barclays Africa Group berusia 54 tahun ini berhasil masuk 10 besar daftar wanita pengusaha yang paling berpengaruh di dunia dari tahun sebelumnya berada di posisi ke-11.